
Oleh : Adil Nursalam
Teks: Risma Rusmeikawati
Aura positif yang di bawakan kepada peserta oleh Asrar yang sudah menjadi Master NLP (Neuro Linguistik Programming) di aula utama Unisba, Selasa (9/5)
Foto: Oryzandi Seto B.
UNISBA-SM, Rabu (09/05), Sejak pukul 09:00 pagi, Aula utama Unisba yang berada di Jl. Tamansari No. 1 Bandung telah dipadati mahasiswa yang akan mengikuti acara Studium General (SG) bertajuk “Empowering Public Relations with Neuro Linguistic Programming.”
“Kami mengambil tema ini karena NLP sebagai ilmu psikologi, juga berhubungan dengan
pencitraan sehingga dapat kita terapkan juga didalam PR,” ujar Haris Munandar selaku ketua pelaksana.
Pada SG kali ini Hima PR selaku panitia mendatangkan pembicara yang berkompeten dari Batam yaitu, Asrar Purba CI Master NLP selaku PR PT. Indosat.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Ketua Bidang Kajian PR, dan Dekan Fikom Unisba. Setelah pembukaan selesai dilanjutkan dengan Talk Show dan tanya jawab bersama Asrar atau yang lebih akrab dipanggil Ucok serta didamping moderator dari Unisba, Tresna Wiwitan, yang juga merupakan dosen Fikom Unisba.
Diawal Talkshownya, Asrar memberikan sedikit gerakan bertepuk tangan dengan tujuan membangkitkan semangat, konsentrasi, dan kekompakan para mahasiswa yang hadir. Suasana talk show pun berjalan lancar dan menarik karena disampikan dengan cara yang menarik serta juga tidak monoton. Ditengah-tengah acara Asrar menampilkan sedikit kemampuan sulapnya untuk menghibur. Ia juga memberikan video-video visual yang menarik berisikan edukasi.
Talkshow SG kali ini membahas mengenai bagaimana Public Relations dapat menjaga reputasi diri sendiri atau corporate yang kita pegang, serta menjelaskan bahwa PR sebagai realy good communication. Selain menjelaskan mengenai PR, disini juga dijelaskan mengenai NLP yaitu sebuah metode memodel keunggulan manusia dengan 3 cara (visual, auditor dan kinetik.
“Saya lihat secara umum mahasiswa Unisba memiliki semangat yang tinggi, partisipasi sangat baik tetapi mungkin sedikit kurang inisiatif tapi dengan bimbingan yang tepat, Unisba bisa menjadi orang-orang yang hebat,” ujar Asrar ketika diwawancari.
“Bagus acaranya apa lagi buat yang mau masuk PR, khususnya buat angkatan 2011 yang masih disemester 2 jadi banyak info dan pengetahuan yg didapat,kita juga jadi tau pekerjaan PR seperti apa,dan saya menjadi lebih tertarik untuk memasuki bidang kajian PR” ujar Debby Triana Yulita, Fikom Unisba 2011.
Teks dan Foto Oleh : Oryzandi Seto B.
Walikota Kota Bandung, Dada Rosada memberikan kata sambutan dan meresmikan dibukanya acara futsal teknik di Meteor Futsal (Jln.Terusan Jakarta), Bandung (07/05)
UNISBA-SM, Senin (07/5) BEM Fakultas Teknik Unisba mengadakan acara pertandingan Futsal “Teknik Unisba Cup” yang bertempat di Meteor Futsal, Jl. Terusan Jakarta. Acara in berlangsung mulai Senin (7/5) hingga Rabu (9/5).
Acara ini berbeda dengan acara Futsal biasanya, karena pesertanya adalah siswa SMA se-kota Bandung, Tujuan utama diselenggarakannya acara ini adalah untuk refreshing bagi siswa SMA serta memperkenalkan Fakultas Teknik Unisba.
Acara ini dibuka oleh Walikota Bandung, H. Dada Rosada, S.H., M.Si. ini diikuti oleh tiga belas tim dari seluruh Bandung. Seharusnya, Teknik Unisba Cup ini mulai dibuka sejak pukul 09.00 WIB. Namun, meskipun acara molor selama satu jam karena menunggu kehadiran Walikota, pertandingan Futsal ini tetap bisa berjalan dengan lancar. “Meskipun acara ini mendapat masalah seperti dana dan peserta, alhamdulilah acara ini tetap berjalan lancar” ucap
Mikdad, selaku ketua pelaksana acara.
Teks Oleh : Desy dan Sugih
Foto Oleh : Bobby
Atmosfer Inagurasi Psikologi angkatan 2011 bertema “Sundalicious” mewarnai seisi Aula Unisba.
Bandung, Sabtu (5/5) - Fakultas Psikologi Unisba mengadakan Inagurasi yang bertema “Sundalicious” di Aula Unisba. Acara ini dihadiri KEMAH (Keluarga Mahasiswa) Psikologi, dosen, alumni, dan mahasiswa Fakultas lain.
“Inagurasi selain merupakan acara wajib setiap angkatan, juga diadakan untuk mempererat hubungan antara angkatan baru dan angkatan atas,” ujar Ridwan salah satu koordinator panitia pelaksana. Tema “Sundalicious” sendiri muncul dari ide panitia pelaksana berdasarkan kecintaan pada daerah sendiri. Membicarakan bagaimana keadaan kota Bandung sekarang dan tempoe doeloe, serta ingin memunculkan suasana nostalgia. Kilas balik budaya Sunda, didukung dari adanya talk show Aat Suratin (Budayawan) dan Pidi Baiq (penulis/seniman).
“Awalnya cukup kompleks, acara dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Koordinasi antara panitia, anggota angkatan 2011, dan ketua angkatan sejauh ini sudah cukup baik serta sesuai dengan estimasi yang ada,” ujar Ardhi Wicaksono, ketua angkatan Psikologi 2011.
Sempat terjadi kericuhan di akhir acara dikarenakan kurang terkoordinasinya keamanan. Tetapi pada akhirnya semua diatasi oleh panitia hingga acara berakhir lebih kurang pukul 21.00 WIB.
“Harapan untuk ke depannya, agar dekorasi bisa lebih dikreasikan dan dibuat menarik agar dapat menimbulkan kesan dan ciri khas yang nyambung dengan tema. Supaya yang hadir dapat lebih menikmati acara ini,” ujar Dika, mahasiswa Psikologi 2009.
Ada Hantu di Aula Unisba
Suara tawa penonton menggema saat segerombolan hantu mulai berteater di acara Inagurasi Psikologi angkatan 2011 tersebut.
Segerombolan hantu tersebut bukanlah hantu sungguhan melainkan teatrikal dari Kabaret Ungu dalam memeriahkan acara Inagurasi Psikologi 2011 yang berlangsung di Aula Unisba, jalan Tamansari No.1 Bandung, Sabtu malam (5/5).
“Konsep pementasan teatrikal yang kita mainkan memang seperti ini,” ungkap Faldhi, ketua Kabaret Ungu. Dia pun menambahkan kalo penampilan tadi malam dihasilkan dari latihan yang rutin selama dua minggu.
Menurut Aditya yang memainkan peran sebagai raja iblis menuturkan, kesulitan hanya dikoreonya saja. Justru dia malah senang dengan konsep seperti ini, soalnya ini karakter baru yang belum pernah dicoba sebelumnya.
“Awalnya takut, karena cuma peran doang jadi gak masalah. Kalo jadi pocong cape loncatnya aja sih,” ungkap Dinan, memerankan karakter pocong.
Kehadiran segerombolan hantu tersebut membius para pengunjung yang mayoritasnya dari mahasiswa Psikologi. Tawa pun menggema di dalam aula, ketika mereka mulai memainkan karakter hantu yang diperankan.